<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<hsp xmlns="http://handschriftenportal.de/schema/hsp/v1" type=\"description\" id="1604">
  <metadata>
    <idno>SD 26</idno>
    <msContents>
      <textLang>
        <lang>Sunda</lang>
        <script>Pegon</script>
      </textLang>
      <contentDescription>
        <summary>Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Raja Ditya berhasil merebut kekuasaan dari raja lama. Raja lama dibunuh, patihnya yang telah tua disingkirkan. Patih punya 2 anak laki-laki, Gandawerdaya dan Gandasari. Patih meninggal, istrinya yang masih muda itu nikah lagi dengan seorang ulama bernama Sabda Laksana. Isi naskah ini selanjutnya berisi nasihatnasihat agar kedua anak patih itu bertingkah laku baik.</summary>
      </contentDescription>
    </msContents>
  </metadata>
</hsp>