<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">1013</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">DS 0029 00156;Ms. HS. no. 154</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Wawacan Sukarta</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran alas tulis 21 cm x  16,5 cm.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas Eropa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Pegon</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Bagian awal mengisahkan raja di negara Mekah bernama Sri Maha Bagenda Hamzah, adik dari Umar Maya. Umar Maya (Tasik Madu) adalah orang yang pandai dan sangat cerdik. Raja Hamzah bercerita kepada Umar Maya, bahwa ia bermimpi pedangnya yang hilang beberapa tahun lalu ditemukan lagi, tepatnya di negeri Nusantara dan dimiliki oleh Prabu Rara. Pedang itu dibuat oleh Amir Hamzah ketika sedang sengsara dan menjadi pandai besi di Tunjung Karobal. Ia lalu mengutus Umar Maya untuk memeriksa kebenaran pedang itu. Pedang berhasil diambil oleh Umar Maya dengan menyamar menjadi Prabu Dewi. Setelah diketahui bahwa pedangnya hilang, Prabu Rara dan Prabu Dewi mengejar Umar Maya kemudian terjadi pertarungan. Terjadi beberapa kali perebutan pedang dengan cara saling mengubah wujud untuk mengelabui lawan. Hingga Amir Hamzah mengutus pasukan dari negeri Mekah untuk memperebutkan pedang itu.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>