<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">1395</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Jawa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">G 148 ; SJ.45</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Babad Cirebon (Serat Lelampahanipun R. Dilat)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">40 halaman, 32 baris/halaman. Dimensi 29,6 x 21 cm.&amp;nbsp;</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Latin</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Cerita dalam bentuk prosa tentang asal-usul Kraton Kasepuhan Cirebon. Diceriterakan Prabu Jatipurba (Syarif Hidayat) dari Cirebon kawin dengan Dewi Tala (putri raksasa). Ketika mengandung ia dibuang dari kraton, akhimya melahirkan seorang putra bemama R. Dilat. Sang Prabu Jatipurba bersedia mengakui anaknya bila dapat mewujudkan Kraton Kasepuhan dalam waktu satu malam. Atas bantuan nenek dari R. Dilat yang bernama Ki Gedhe Tepah (raksasa gua Palimunan), maka dapat mewujudkan permintaan sang raja. Tentang penulisan teks ini tidak disebutkan di dalam teks.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Universitas Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>