<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">1604</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">SD 26</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Ganda Werdaya</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran naskah: 27,2 x 20,5 cm.
Tebal naskah: 131 halaman.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Pegon</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Raja Ditya berhasil merebut kekuasaan dari raja lama. Raja lama dibunuh, patihnya yang telah tua disingkirkan. Patih punya 2 anak laki-laki, Gandawerdaya dan Gandasari. Patih meninggal, istrinya yang masih muda itu nikah lagi dengan seorang ulama bernama Sabda Laksana. Isi naskah ini selanjutnya berisi nasihatnasihat agar kedua anak patih itu bertingkah laku baik.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>