<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">1667</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">SD 201</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Wawacan Carita Raja Jumjuman</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran naskah: 16 x 11,3 cm.
Tebal naskah: 31 halaman, 11 baris.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Pegon</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Nabi Isa menemukan tengkorak. Nabi memohon agar diberitahu tengkorak siapa. Tuhan mentakdirkan tengkorak itu berbicara sendiri: dikatakannya bahwa ia waktu hidupnya tak pernah menjalankan perintah Allah, dan betapa sengsara ia di alam kubur. Tengkorak itu dihidupkan kembali atas permohonan Nabi. Jadilah ia orang yang saleh. Sejak itu Raja Jumjuman pun beribadat siang-malam.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>