<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">1717</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Peti 121 Plt. 4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Carios Wiwitan Raja-Raja di Pulo Jawa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran naskah: 34 x 20,2 cm.
Tebal naskah: 31 halaman, 26&amp;#8212;32 baris.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Latin</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Menceritakan asal mula raja-raja di Pulau Jawa. Cerita dimulai dari kisah Nabi Adam bersama istrinya Babu Hawa, anakanaknya serta pasangan-pasangan jodoh di antara mereka. Mereka diturunkan di berbagai daerah, terpisah-pisah. Bagian selanjutnya terutama mengenai leluhur raja-raja di Pulau Jawa; antara lain disebut nama Panjalu, Galuh, Pajajaran, dan Kawali. Setelah itu, cerita para bupati Galuh sampai bupati yang memerintah pada pertengahan abad ke-19, yaitu Kusumah Diningrat (1839&amp;#8212;1886). Dalam mengemukakan para bupati itu disertai pula dengan istri-istri dan putera-putera mereka serta peristiwa-peristiwa yang d ianggap penting yang terjadi dalam masa pemerintahan mereka.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>