<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">984</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">DS 0029 00127;KBN. No. 373 B</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">[Wawacan Trenggana]</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran alas tulis 21 cm x 16,5 cm.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Pegon</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a"> Teks berisi uraian mengenai dasar-dasar keimanan menurut ajaran Islam melalui empat tahapan, yaitu sariat, hakikat, tarikat dan marifat. Bentuk penyajian umumnya diungkapkan dalam bentuk dialog antara beberapa tokoh dalam kisah, misalnya antara malaikat dengan Allah, malaikat dengan malaikat, malaikat dengan nabi, nabi dengan umatnya dsb.. Dijelaskan tentang masalah dzat serta sifat-sifatnya. Di akhir cerita muncul tokoh Tranggana yang pada kenyataannay digunakan dalam upaya menyajikan pemahaman simbol-simbol dalam dunia keislaman. Pupuh di halaman awal dan akhir hilang, sehingga teks tidak lengkap. Teks berbentuk puisi pupuh.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</subfield>
  </datafield>
</record>