<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title> Kidung Rumeksa Ing Wengi</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">DS 0029 00202; KN. No. 426</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">Ukuran alas tulis 17,2 cm x 10.7 cm.</note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Sunda, Jawa</languageTerm>
  </language>
  <note type="content">teks berisi penjelasan hakikat simbolik bagian-bagian badan yang diasosiasikan dengan nabi Adam, Nabi Sis, dan nabi Musa. Terdapat petunjuk penggunaan kidung berbentuk prosa dalam bahasa Sunda, sedangkan teks kidung (pupuh dangdanggula) ditulis dalam bahasa Jawa, sebagai penolak bala, binatang buas, durujana, banjir, hutan rimba, perang dan lain-lain.  </note>
  <note type="ownership">Riwayat akuisisi: Naskah ini semula dikumpulkan oleh Viviane Sukanda Tessier di Bandung melalui lembaga École française d&#039;Extrême-Orient (EFEO), kemudian dikelola oleh Yayasan Pelestari Naskah (YAPENA). Koleksi naskah selanjutnya dikelola oleh Yayasan Ngariksa Budaya Indonesia (Ngariksa Foundation), hingga akhirnya diakuisisi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2024.</note>
</mods>