<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title>Wawacan Manakib Syekh Abdul Qadir Jaelani</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">KBN No. 113</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>EFEO Jakarta</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">Salinan fotokopi. Sampul kertas karton warnah hijau tua, dijilid dengan lakban hitam; kertas isi bahan HVS yang sudah agak kekuningan. Ukuran sampul 22,5 x 18,5 cm, ukuran halaman 22 x 18 cm; tulisan 18 x 14 cm. Halaman yang ditulis 162. </note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Sunda</languageTerm>
  </language>
  <note type="content">Teks ini berisi kisah kehidupan tokoh Abdul Qadir Jaelani sejak lahir sampai akhir hayatnya. Ia lahir di negeri Bagdad (Irak) yang kelak menjadi salah satu Wali Kutub yang sangat berjasa dalam pengembangan agama Islam, dan para pengikutnya antara lain terhimpun dalam Tarekat Qodariyah. Teks ini sangat terpelihara di kalangan masyarakat Sunda dan sering dibacakan pada acara-acara selamatan, nadzar, dan sebagainya. </note>
  <note type="ownership">Sebelumnya disimpan di EFEO Bandung. Naskah asli berasal dari Bapak Omon Sulaeman, Cikalong Kabupaten Bandung. Penyalin: Martasah tahun 1918 di Bandung.</note>
</mods>