<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title>Wawacan Panji Wulung</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">DS 0029 00001;KBN. No. 12</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">Ukuran alas tulis 22 cm x 16.5 cm.</note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Sunda</languageTerm>
  </language>
  <note type="content">Naskah ini berisi kisah tokoh Panji Wulung, putera Raja Sokadana, yang ibunya difitnah telah berbuat serong sehingga diusir oleh Sang Raja. Berkat bantuan patih kerajaan, dapat diselamatkan dan dididik oleh sang patih sehingga memiliki keterampilan fisik yang baik dan pengetahuan yang luas. Berkat kemampuannya itu, Panji Wulung dapat mengalahkan musuh-musuh yang telah memfitnah ibunya dan menjadi seorang raja.</note>
  <note type="ownership">Riwayat akuisisi: Naskah ini semula dikumpulkan oleh Viviane Sukanda Tessier di Bandung melalui lembaga École française d&#039;Extrême-Orient (EFEO), kemudian dikelola oleh Yayasan Pelestari Naskah (YAPENA). Koleksi naskah selanjutnya dikelola oleh Yayasan Ngariksa Budaya Indonesia (Ngariksa Foundation), hingga akhirnya diakuisisi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2024.</note>
</mods>