<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title>Wawacan Rara Mendut</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">DS 0029 00115;KN. No. 513</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">Ukuran alas tulis 20,8  cm x  16  cm.</note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Sunda</languageTerm>
  </language>
  <note type="content"> Teks mengisahkan Rara Mendut, seorang putri pendeta Ardisoca Bagawan Mangonong. Sultan mataram yang bernama Sunan bentara sangat mencintai Rara Mendut dan mengutus Pranacitra untuk melamarnya. Ternyata Rara Mendut menolaknya, sehingga Pranacitra harus mengalami nasib sial, mendapat hukum penggal. Rara Mendut melahirkan seorang bayu perempuan yang diberi nama Ciptasari atau Ciptawati berkat bantuan Ciptarasa ini dijadikan menanti Rara Mendut dengan Menikahi Dewi Ciptawati setelah berhasil menghidupkan kembali Pranacipta dan mengalahkan Sultan Mataram.</note>
  <note type="ownership">Riwayat akuisisi: Naskah ini semula dikumpulkan oleh Viviane Sukanda Tessier di Bandung melalui lembaga École française d&#039;Extrême-Orient (EFEO), kemudian dikelola oleh Yayasan Pelestari Naskah (YAPENA). Koleksi naskah selanjutnya dikelola oleh Yayasan Ngariksa Budaya Indonesia (Ngariksa Foundation), hingga akhirnya diakuisisi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2024.</note>
</mods>