<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title>[Wawacan Trenggana]</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">DS 0029 00127;KBN. No. 373 B</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">Ukuran alas tulis 21 cm x 16,5 cm.</note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Sunda</languageTerm>
  </language>
  <note type="content"> Teks berisi uraian mengenai dasar-dasar keimanan menurut ajaran Islam melalui empat tahapan, yaitu sariat, hakikat, tarikat dan marifat. Bentuk penyajian umumnya diungkapkan dalam bentuk dialog antara beberapa tokoh dalam kisah, misalnya antara malaikat dengan Allah, malaikat dengan malaikat, malaikat dengan nabi, nabi dengan umatnya dsb.. Dijelaskan tentang masalah dzat serta sifat-sifatnya. Di akhir cerita muncul tokoh Tranggana yang pada kenyataannay digunakan dalam upaya menyajikan pemahaman simbol-simbol dalam dunia keislaman. Pupuh di halaman awal dan akhir hilang, sehingga teks tidak lengkap. Teks berbentuk puisi pupuh.</note>
  <note type="ownership">Riwayat akuisisi: Naskah ini semula dikumpulkan oleh Viviane Sukanda Tessier di Bandung melalui lembaga École française d&#039;Extrême-Orient (EFEO), kemudian dikelola oleh Yayasan Pelestari Naskah (YAPENA). Koleksi naskah selanjutnya dikelola oleh Yayasan Ngariksa Budaya Indonesia (Ngariksa Foundation), hingga akhirnya diakuisisi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2024.</note>
</mods>