001A $aKANDAGA 003@ $01241 021A $aWawacan Bayawak 032A $aDS 0029 00387;KBN 81 a 037I $aLanguage: Sunda $bScript: Pegon 041A $aPerpustakaan Nasional Republik Indonesia 044G $aMaterial: Kertas $bPhysical description: Ukuran alas tulis 20,7 x 15,9 , ukuran sampul 21 x 16 cm, ukuran bidang tulisan 19,3 x 14,6 cm, perkiraan waktu penulisan/penyalinan abad 20. 045Q $aSummary: Naskah ini berisi teks yang menceritakan seorang putera raja dari Negeri Madengda yang ditakdirkan berwujud seperti biawak sehingga diberi nama Jaka Bayawak. Dia meninggalkan istana dan dipelihara seorang perempuan miskin di wilayah Majapait karena tersangkut dalam jaring perempuan itu. Setelah remaja, Jaka Bayawak ikut berlayar bersama seorang nakhoda dan sempat berguru di Pulau Penang. Setelah itu, ia kembali kepada ibu angkatnya dengan ajimat berupa labu ajaib. Berkat kesaktiannya, Jaka Bayawak berubah menjadi satria tampan dan menikah dengan salah seorang puteri Majapahit. Akhirnya, Jaka Bayawak diangkat sebagai raja Majapahit dengan gelar Raden Amarjaya.