<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Wawacan Kawung</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</repository>
            <idno>DS 0029 00205;KN. No. 423</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Teks berisi uraian tentang ajaran tasawuf yang intinya membicarakan masalah keberadaan dzat dan sifat yang disajikand alam bentuk suluk (simbol). Judul teks Wawacan Kawung juga merupakan perlambang, bahwa tumbuhan kawung (aren) menghasilkan Gula. Gula yang dijadikan simbol kehadiran munculnya dua orang tooh yang bernama Ki Gendis dan Ki Legit. Melalui dua tokoh itu berlangsung dialog yang membicarakan persoalan kehidupan secara simbolik dengan latar belajang alam dan tumbuh-tumbuhan, hingga akhirnya sampai kepada apa yang dinamakan syariat, hakikat, tariat, dan makrifat.  </summary>
            <textLang mainLang="...">Languages: Sunda | Scripts: Pegon</textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>Kertas. Ukuran alas tulis 16,8 cm x 10,7 cm.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p>Riwayat akuisisi: Naskah ini semula dikumpulkan oleh Viviane Sukanda Tessier di Bandung melalui lembaga École française d&#039;Extrême-Orient (EFEO), kemudian dikelola oleh Yayasan Pelestari Naskah (YAPENA). Koleksi naskah selanjutnya dikelola oleh Yayasan Ngariksa Budaya Indonesia (Ngariksa Foundation), hingga akhirnya diakuisisi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2024.</p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>