<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 10</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Museum Sri Baduga Jawa Barat</repository>
            <idno>07.105</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Naskah ini menceritakan tentang penyebaran agama Islam di Nusantara secara umum yang dihubungkaan dengan runtuhnya kerajaan-kerajaan Hindu di pulau Jawa sehingga muncullah kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara.&amp;amp;nbsp;&amp;lt;/p&amp;gt; &amp;lt;p&amp;gt;Diceritakan kesultanan-kesultanan, mulai dari Demak, Cirebon, Pajang, dan Mataram. Kesultanan Malaka diceritakan dalam kaitannya dengan Pangeran Sabang Lor dari Demak dan Portugis yang berhasil merebut Malaka. Kesultanan Gowa-Tallo diceritakan dalam peran proses islamisasi di Sulawesi. Selain itu, kerajaan-kerajaan Islam di Maluku (Ternate) yang berkonflik dengan Portugis. Begitu pula raja-raja yang pertama masuk Islam serta penggantinya, dan pemindahan pusat kekuasaan dari Demak ke Pajang kemudian ke Mataram diceritakan secara panjang lebar.&amp;amp;nbsp;&amp;lt;/p&amp;gt; &amp;lt;p&amp;gt;&amp;amp;nbsp;&amp;lt;/p&amp;gt;</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages: Jawa Kuna | Scripts: Jawa</textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>Kertas. Keadaan naksah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,1 x 37,3 cm dengan ukuran ruang tulisan 20,7 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,6 cm. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di keraton Cirebon pada tahun 1599 Saka (1677 Masehi) berasal dari Cirebon.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p></p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>