<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Ganda Werdaya</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</repository>
            <idno>SD 26</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Raja Ditya berhasil merebut kekuasaan dari raja lama. Raja lama dibunuh, patihnya yang telah tua disingkirkan. Patih punya 2 anak laki-laki, Gandawerdaya dan Gandasari. Patih meninggal, istrinya yang masih muda itu nikah lagi dengan seorang ulama bernama Sabda Laksana. Isi naskah ini selanjutnya berisi nasihatnasihat agar kedua anak patih itu bertingkah laku baik.</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages: Sunda | Scripts: Pegon</textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>Kertas. Ukuran naskah: 27,2 x 20,5 cm.
Tebal naskah: 131 halaman.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p>Asal naskah menurut katalog: Koleksi K.F. Holle.</p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>