<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Babad Cerbon</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</repository>
            <idno>Br. 107</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Halaman pertama hilang, namun masih dapat diketahui bahwa ceritanya dimulai dari kerajaan Pajajaran. Putra raja Siliwangi Walangsungsang bersama adiknya Rara Santang meninggalkan istana, dan seterusnya. Selanjutnya sama dengan naskah lain, termasuk juga sejarah para wali di Pulau Jawa. 11(5</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages: Jawa | Scripts: Arab</textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>Kertas. Ukuran naskah: 16 x 20,5 cm.
Tebal naskah: 160 halaman.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p>Asal naskah menurut katalog: Koleksi J.L.A. Brandes.</p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>