<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Babad Cirebon</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia</repository>
            <idno>Br. 545</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Bentuk karangan: Puisi (tembang).

Menceritakan Sejarah Para Wali di Jawa, dimulai dengan kepergian Raden Walangsungsang dan adiknya, Rara Santang, meninggalkan istana hendak berguru kepada Ki Nurjati di Gunung Jati Cirebon; dan kemudian ia bersama adiknya pergi naik haji ke Mekah. Adiknya kemudian kawin dengan raja Mesir dan melahirkan dua orang putra. Seorang di antaranya, yakni yang tua ialah yang kemudian bergelar Syarif Hidayatullah Sunan Jati Purba atau Sunan Gunung Jati dan menjadi pemimpin para wali di Pulau Jawn.</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages: Jawa | Scripts: Pegon, Arab</textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>Kertas. Ukuran naskah: 17 x 19,5 cm.
Tebal naskah: 314 halaman, rata-rata 13 baris.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p>Asal naskah menurut katalog: Koleksi J.L.A . Brandes.</p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>