| Tempat Penyimpan | Museum Sri Baduga Jawa Barat |
| Kode Inventaris | 07.32 |
| Riwayat Naskah | Informasi belum tersedia |
| Aksara | - |
| Bahasa | - |
| Alas Tulis | - |
| Deskripsi Fisik | Keadaan naskah cukup baik, utuh dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 14,4 x 32,7 cm dengan ukuran ruang tulisan 13,1 x 30,3 cm. Jumlah baris per halaman 20 baris, dan naskah yang cukup tebal ini tersusun dari 20 kuras. Naskah ini teksnya berbentuk puisi, ditulis dengan tinta berwara hitam dan jarak antarbaris sekitar 1,1 cm, serta terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini berasal dari Cirebon. |
| Deskripsi Isi | Isi teks naskah Babad Cirebon menguraikan cerita tentang lahir dan tumbuhnya Cirebon yang dirintis oleh seorang bernama Walangsungsang atau Cakrabuana, putra dari Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran. Di dalam naskah ini dikisahkan tentang mulainya pengislaman putra-putra Prabu Siliwangi dan penduduk sekitarnya yang diklakukan oleh Syeh Nurjati, seorang petapa di bukit Amparan, Cirebon yang berasal dari Mekah. Selain itu, dilukiskan pula cerita perjuangan Syarif Hidayatullah, Susuhunan Jati, dalam mencari hakikat agama Islam. Babad Cirebon ini, bagi masyarakat Sunda pada masa itu dapat dijadikan sebagai sumber dalam budaya berpolitik, dengan cara melakukan hubungan diplomatik dengan kesultanan lainnya, hal ini mampu membina masyarakat dalam menumbuhkan rasa solidaritas dan kerja sama guna mencapai tujuan yang mulia. |
| Referensi Katalog | Data katalog belum tersedia. |
| Referensi Primer | Data referensi primer belum tersedia. |
| Referensi Sekunder | Data referensi sekunder belum tersedia. |
| Ekspor Obyek |
| Penyedia | Tidak tersedia |
| URL repositori | Tidak tersedia |
| Advance viewer | Tidak tersedia |
|
Museum Sri Baduga Jawa BaratJl. BKR No.185, Pelindung Hewan, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40243, Indonesia Indonesia |