KANDAGA versi 3.0: Siap Menjadi Basis Data Naskah Sunda Terpadu

KANDAGA versi 3.0: Siap Menjadi Basis Data Naskah Sunda Terpadu

KANDAGA versi 3.0 kini telah hadir sebagai babak baru dalam upaya mendokumentasikan khazanah naskah Sunda. Di tengah segala keterbatasan yang ada, pembaruan ini dilakukan sebagai bentuk dedikasi agar platform ini dapat terus menjadi wadah yang lebih stabil, cepat, dan fungsional bagi siapa saja yang sedang menelusuri jejak masa lalu. Perubahan yang diusung dalam versi ini mencakup perombakan kode secara menyeluruh untuk memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik saat menjelajahi koleksi naskah yang tersedia.

Secara filosofis, KANDAGA yang berarti wadah merupakan upaya sederhana untuk menghimpun informasi naskah-naskah Sunda agar lebih mudah dijangkau oleh peneliti, pelajar, maupun masyarakat umum. Platform ini diharapkan dapat berfungsi sebagai hub sekaligus kompas bagi setiap orang yang ingin mendalami kekayaan pernaskahan Sunda. Inisiasi perancangan platform ini sendiri dimulai sejak tahun 2023 atas dukungan program Fellowship Lingling Wiyadharma dari Scaliger Institut di Universiteit Leiden, Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), serta PPIM UIN Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, KANDAGA terus berkembang mengikuti kebutuhan akan akses informasi pernaskahan yang lebih terbuka. Metadata yang tersaji di dalamnya pun terus bertambah berkat dukungan para kontributor yang dengan sukarela mendedikasikan waktu mereka. Pengumpulan informasi yang berawal dari koleksi di Perpustakaan Universitas Leiden kini telah meluas dengan data dari berbagai katalog institusi lainnya. Segala upaya ini dilakukan semata-mata agar warisan budaya Sunda tetap hidup, terjaga, dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang.

Sesuai dengan semangat sumber daya bersama, KANDAGA tetap dapat diakses secara bebas dan gratis. Pintu kolaborasi pun terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki minat tinggi untuk turut serta menambah atau memperbaiki informasi naskah di katalog ini. Dengan semangat untuk menyajikan kekayaan khazanah Sunda di dunia digital, katalog ini dapat diakses melalui tautan https://katalog.kairaga.com. Harapannya, langkah kecil ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi pelestarian budaya dan pengetahuan di masa depan.